Selamat pagi
Apa itu startegi bullish? Jawabannya adalah let profit run bukan hit and run. Sayang jika setelah dijual harga ternyata masih naik. Kalau toch turun maka turunnya dia hanya sesaat setelah itu naik kembali. Walaupun begitu kita tetap perlu cuan bukan? Apalagi duit sudah menipis dipakai liburan akhir tahun 2009. Dan cuan hanya terjadi jika saham telah dijual. Jadi kalau untungnya sudah tinggi mengapa sebagian tidak dijual. Ingat bahwa pakai taktik jual sebagian selalu untung.
IHSG masih bullish dengan target terdekat ke 2637 begitu juga hampir seluruh saham yang berada didalamnya. Bagi para newbie yg mau ulasan saham secara individual silahkan kunjungi
Facebook Soeratman Doerachman. Akan tetapi harus diingat bahwa informasi yang terbuka semacam di milis ataupun FB, kualitas infonya menjadi berkurang atau seakan-akan sifatnya sudah menjadi news. Info yg berkualitas baik adalah info atau rumor yang belum diketahui orang banyak. Bayangkan misalnya rekomendasi yang dikeluarkan di milis atau di FB saya minimum kemungkinan akan dibaca oleh 2000 orang sehingga akan menjadi info terbuka atau news yang kualitasnya sudah berkurang.
Nah untuk membuat info itu tidak diketahui orang banyak atau malah hanya diketahui oleh diri sendiri, bikinlah analisa saham sendiri dan kita bisa membuatnya jika mempelajari cara-caranya. Banyak lembaga yang menyediakan kursus-kursus semacam yang dilakukan JClub untuk
menyelenggarakan Kurus Dasar Trading (KDT) , Kursus Dasar Fundamental (KDFA) atau kurus-kurus lainnya. Atau secara otodidak ada bisa mempelajari buku-buku yang banyak dijual atau di internet.
Selamat menikmati waktu bullish!
ER
Ulasan Pagi 07 Januari 2010 - Pakai Strategi Bullish
Diposting oleh Amsi Zawjane Labels: Belajar Trading SahamBelajar Trading Saham bersama ER
Diposting oleh Amsi Zawjane Labels: Belajar Trading Saham, Investasi SahamPosting kali ini akan diisi oleh kolase postingan wall FB salah satu guru saya dalam investasi dan trading saham. Beliau adalah Soeratman Doerachman, yang sering disapa ER alias Eyang Ratman. Beliau adalah pengelola milis Junior Trader dan juga situs idx-investor. Mulai tanggal 18 Nopember lalu, beliau memberikan 'wejangan' di wall Facebook-nya mengenai apa yang harus dicermati oleh siapa pun yang akan terjun ke dunia investasi dan trading. Kumpulan postingan tadi saya rangkum dan rangkai menjadi postingan berikut ini:
Sangat penting sebelum bertransaksi kita menempatkan diri apakah sebagai seorang investor ataukah sebagai seorang trader. Keduanya sama-sama mencari peluang di pasar modal akan tetapi taktik dan strateginya berbeda dan kadang-kadang berlawanan.
Sebaiknya hanya sebagian kecil dari modal saja yang kita gunakan untuk trading. Walaupun dana yang digunakan kecil, trading memberikan peluang keuntungan yang sangat besar dari puluhan bahkan ratusan persen setahun asalkan kita melakukannya "secara benar".
Peluang keuntungan yang besar tersebut dimungkinkan karena trading dapat dilaksanakan didalam segala kondisi pasar baik kondisi bearish, kondisi bullish maupun kondisi sideways dengan memanfaatkan fluktuasi harga dalam setiap kondisi.
Trader juga melihat rentang waktunya dibagi dalam beberapa kategori, antara lain:
* Scalper melakukan trading puluhan sampai ratusan kali sehari yang dimungkinkan dalam abad teknologi ini. Dia mencari untung yang kecil tapi sering.
* Intraday trader yang melakukan trading di hari itu juga. Baik scalper maupun intraday setiap sore "pasti" mengosongkan posisinya.
* Day trader melakukan trading dalam hitungan 1 atau dua hari.
* Swing trader memegang posisi dalam hitungan hari sampai 2 minggu.
* Momentum trader melakukannya 1-6 bulan.
* Investor, kita anggap memegang posisi lebih dari 6 bulan.
Trading digunakan sebagai cara untuk mencari penghasilan (income) sedangkan investing adalah cara untuk melipatgandakan kekayaan (growth investing, value investing). Hanya sebagian kecil dari modal anda yang boleh digunakan untuk trading. Selebihnya harus dipakai untuk investing seperti di reksadana misalnya.